Di zaman modern ini, manusia layaknya mendewakan google, karena google lebih mengenal kita. Hal yang unik dari spesies kita adalah kita tidak hanya butuh untuk dicintai namun kita harus mengasihi orang lain, layaknya facebook. Kita menciptakan sebuah empati, mengkatalisasi dan memperkuat hubungan kita dari satu gambar di facebook. Amazon itu lebih berhubungan dengan keberanian untuk mengkonsumsi. Di Amazon menggunakan strategi Walmart yaitu dengan menjual produk bermerk dengan harga yang murah.
Sekarang algoritma nomor 1 bukanlah teknologi. Nomor satu adalah sumber penciptaan kekayaan yang menarik bagi organ reproduksi anda. Akibatnya keempat perusahaan besar yaitu facebook, google, apple dan amazon mendisartikulasi siapa kita. Kapitalisasi perusahaan ini sebanding dengan PDB Nigeria, bahkan sekarang setara dengan PDB India. Semenjak ledakan terakhir di Rusia dan Kanada hanya ada 5 negara yang memiliki GDP lebih besar dibanding kapitalisasi pasar dari empat perusahaan tersebut.
Sekarang semua yang mereka lakukan mengganggu kita. Mereka khawatir dengan penghindaran pajak. Semenjak the Great Resesi, Walmart membayar 64 milyar bagi pendapatan pajak, sedangkan amazon membayar 14. bagaimana kita membayar petugas pemadam kebakaran, tentara dan pekerja sosial jika perusahaan yang paling sukses di dunia tidak membayar mereka cukup?
Perilaku anti kompetitif dari perusahaan tersebut telah menipu kita. Hal yang mereka lakukan tersebut adalah kebohongan untuk menghancurkan pekerjaan. Sekarang berita yang kita dapatkan berasal dari feed media sosial, dan sebagian besar berita yang datang dari media sosial adalah palsu.
Mereka membantah bahwa "Facebook bukanlah sebuah perusahaan media melainkan sebuah perusahaan teknologi". Anda menciptakan konten asli, membayar liga olahraga untuk memberikan konten asli, iklan untuk membayarnya, dan kalian kembali menjadi perusahaan media.
CEO perusahaan ini menutup diri dengan sebuah trik. Karena kita sebagai progresif terlihat baik namun lemah. Amazon telah menjadi begitu kuat di pasar, ini dapt melakukan trik pikiran. Hal ini dapat mulai merusak industri lain hanya dengan melihat mereka.
Kita telah di person itu kasi kan perusahaan perusahaan. Kita punya 700.000 orang orang terbaik dan tercwrdas, dan ini adalah yang terbaik dan terpintar dari 4 penjuru bumi. Aku tahu apa misi mereka. Apakah untuk mengatur informasi dunia? Apakah ini untuk menghubungkan kita? Saya tahu bahwa koleksi terbesar kita adalah IQ modal dan kreativitas.
SCOTT GALLOWAY :"BAGAIMANA APPLE, FACEBOOK, AMAZON DAN GOOGLE MEMANIPULASI EMOSI KITA
Pada tanggal 8 November 2017, kelas kami yaitu kelas Akuntansi 2016 2 Universitas Teknologi Sumbawa, mendapat tugas observasi ke daerah Lantung. Yah, daerah pedesaan yang dingin dan juga terkenal dengan nama "Desa Pelanginya Sumbawa". Nama itu diberikan taklain karena rumah warga yang memiliki beragam warna.
Ketika pertama kami diajak berkeliling oleh warga desa, kami dikejutkan dengan kreativitas dan antusias warga untuk menghias gang gang mereka.
Disetiap rumah warga, memiliki tanaman yang mereka tanam sendiri, dan yang doniman tumbuh didaerah sana yaitu cabe.
Dirumah masing masing warga juga memilili satu buah bilah bambu yang berfungsi menampung air, juga sebagai sikap siap dari warga apabila terjadi kebakaran (semoga tidak terjadi), dan juga pentungan.
Namun, uniknya desa ini hanya dialiri listrik cuma 12 jam loh. Ketika pukul 18.00 WITA, listrik baru akan nyala di desa ini. Namun, apabila waktu menunjukkan jam 06.00 WITA, maka listrik akan padam kembali. Tidak hanya kesulitan listrik, desa ini juga kesulitan dalam hal air, karena setiap rumah hanya dialiri air yaitu seminggu dua kali. Namun, walaupun kesulitan air, tetap saja tumbuhan yang ada disana tetap tumbuh subur looh
OBSERVASI KE DESA LANTUNG
EMOTIONAL INTELIGENCE
Emotional intelligence atau kecerdasan emosional adalah memahami kondisi
diri, emosi emosi yang terjadi, serta mengambil tindakan yang tepat. Orang tersebut juga secara sosial mampu mengenali dan berempati terhadap apa yang terjadi pada
orang lain dan menanggapinya secara proporsional.
Adapun faktor faktor yang mempengaruhi kondisi emosi seseorang yaitu:
1. Faktor psikologis
2. Faktor pelatihan emosi
3. Faktor pendidikan
Dalam buku Daniel Goleman menyebutkan tidak hanya kecerdasan intelektual
yang membantu seseorang sukses, kecerdasan emosional juga membantu seseorang
untuk sukses. Sebuah studi bahkan menyebutkan IQ hanya berperan 4%-25%
terhadap kesuksesan dalam pekerjaan. Sisanya ditentukan oleh kecerdasan
emosional.
Jika kita melihat dunia kerja, maka kita bisa menyaksikan bahwa seseorang
tidak cukup hanya pintar di bidangnya. Dunia pekerjaan penuh dengan interaksi
sosial dimana orang harus cakap dalam menangani diri sendiri maupun orang lain.
Orang yang cerdas secara intelektual di bidangnya akan mampu bekerja dengan baik.
Namun, jika ingin melejit lebih jauh dia membutuhkan dukungan rekan kerja,
bawahan maupun atasannya. Di sinilah kercerdasan emosional membantu seseorang
untuk mencapai keberhasilan yang lebih jauh.
Dalam dunia kerja, kecerdasan intelektual menjadi sebuah prasyarat awal yang
menentukan level kemampuan minimal tertentu yang dibutuhkan. Sebagai contoh
beberapa perusahaan mempersyaratkan IPK mahasiswa minimal 3.0 atau 2.75
sebagai syarat awal pendaftaran. Hal ini kurang lebih memberikan indikasi bawa
setidaknya kandidat tersebut telah belajar dengan baik di masa kuliahnya dulu.
DECISION MAKING
Pengambilan keputusan dilakukan oleh seorang manajer atau administrator. Kegiatan pembuatan keputusan meliputi pengidentifikasian masalah, pencarian alternatif penyelesaian masalah, evaluasi dari alternatif alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif keputusan yang terbaik.
Kegiatan kegiatan yang dilakukan dalam organisasi dimaksudkan untuk mencapai tujuan organisasinya yang dimana diinginkan semua kegiatan itu dapat berjalan lancar dan tujuan dapat dicapai dengan mudah dan efisien. Pengambilan keputusan dimaksudkan untuk memecahkan masalah.
Pengambilan Keputusan Berdasarkan Intuisi
Keuntungan. Pengambilan keputusan oleh satu pihak sehingga mudah untuk memutuskan.
Keputusan intuitif lebih tepat untuk masalah masalah yang bersifat kemanusiaan.
Pengambilan Keputusan Rasional
Keputusan yang bersifat rasional berkaitan dengan daya guna. Masalah masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan pemecahan rasional
Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta
Keputusan yang berdasarkan sejumlah fakta, data atau informasi yang cukup itu memang merupakan keputusan yang baik dan solid, namun untuk mendapatkan informasi yang cukup itu sangat sulit.
Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pengalaman
Keputusan yang berdasarkan pengalaman sangat bermanfaat bagi pengetahuan praktis. Pengalaman dan kemampuan untuk memperkirakan apa yang menjadi latar belakang masalah dan bagaimana arah penyelesaiannya sangat membantu dalam memudahkan pemecahan masalah.
Pengambilan Keputusan Berdasarkan Wewenang
Keputusan yang berdasarkan wewenang semata maka akan menimbulkan sifat rutin dan mengasosiasikan dengan praktik dictatorial. Keputusan berdasarkan wewenang kadangkala melewati permasalahan yang seharusnya dipecahkan justru menjadi kabur atau kurang jelas oleh pembuat keputusan.
Faktor Faktor yang Harus Diperhatikan Saat Mengambil Keputusan
1. Hal hal yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang emosional maupun yang rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
2. Setiap pengambilan keputusan jangan berorientasi pada kepentingan pribadi.
3. Setiap keputusan harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi
4. Jarang sekali pilihan yang memuaskan
5. Pengambilan keputusan merupakan tindakan mental
6. Pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang cukup lama
7. Diperlukan pengambilan keputusan yang praktis
8. Setiap keputusan hendaknya dilembagakan
9. Setiap keputusan merupakan tindakan permulaan
Proses Pengambilan Keputusan
1. Identifikasi Masalah
2.Pengumpulan dan penganalisis data
3.Pembuat alternatif alternatif kebijakan
4.Pemilihan salah satu alternatif terbaik
5.Pelaksanaan keputusan
6.Pemantauan dan pengevaluasian hasil pelaksanaan.
EMOTIONAL INTELIGENCE & DECISION MAKING
ANALISIS SOSIAL
Analisis sosial sangat perlu dilakukan oleh sebuah perusahaan atau badan usaha, guna melakukan inovasi secara terus menerus. Sebelumnya, kita cari tau dahulu apa itu analisis sosial. Nah, analisis sosial itu suatu usaha untuk memperoleh gambaran tentang masalah sosial ataupun realita sosial.
Isu dalam kehidupan sosial ada empat (yang saya ketahui), yaitu lifestyle, kebiasaan membeli, education level dan religion believe.
Terus apa aja yang menyangkup analisis sosial?? Yang termasuk dalam ruang lingkup sosial yaitu masalah sosial, sistem sosial, dan lembaga lembaga sosial.
Adapula beberapa hal yang membpengaruhi perusahaan untuk melakukan bisnis, yaitu:
1. Politik
- pajak
- perda
2. Ekonomi
- pendapatan
- daya beli
- tingkat rupiah
3. Sosial
Yaitu semua aspek yang melekat pada konsumen.
4. Teknologi
5. Environment
Tempat atau lokasi strategis
6. Legal
Hanya ini yang bisa saya paparkan. Maaf kalau kurang lengkap.
Terima kasih
ANALISIS SOSIAL
STUDI KELAYAKAN BISNIS
Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau bisnis yang akan dijalankan. Dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.
Dalam menjalankan suatu usaha, tidak dipungkiri bahwa usaha yang kita lakukan mengalami kegagalan. Nah, adapun faktor yang menyebabkan usaha tersebut gagal adalah:
• Data / info tidak update
• Tidak teliti
• Tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar
• Kondis lingkungan (PESTEL)
• Unsur kesengajaan
• Pelaksanaan/pengerjaan salah
Saat melakukan studi kelayakan bisnis, ada hal yang perlu diperhatikan oleh tim SKB, yaitu:
• kelengkapan, keakuratan data dan informasi yang diperoleh
• tenaga ahli harus tangguh
• penentuan metode dan alat ukur yang tepat
• loyalitas tim SKB
Tujuan studi kelayakan bisnis yaitu
• Menghindari risiko kerugian
• Memudahkan perencanaan
• Memudahkan pelaksanaan pekerjaan
• Memudahkan pengawasan
• Memudahkan pengendalian
Lanjut aja yah, ke tahap tahap dalam studi kelayakan bisnis. Pertama yaitu pengumpulan data dari bisnis yang akan dianalisis. Selanjutnya, yaitu pengolahan data. Setelah diolah, selanjutnya dilakukan analisis data. Lalu, pengambilan keputusan. Jika tidak layak dibatalkan, sedangkan jika layak maka lanjut ke rekomendasi bisnis tersebut. Lalu, melaksanakan atau menjalankan bisnis tersebut.
Aspek Penilaian SKB
1. Aspek Hukum
a. Pelaku bisnis
• Bentuk badan usaha
• Identitas pengelola bisnis
b. Bisnis yang dijalankan
c. Lokasi dan waktu pelaksanaan
d. Perizinan usaha dan izin lainnya
e. Dukungan pemerintah dan masyarakat
2. Aspek Teknis
a. Kebutuhan lahan, peralatan & mesin produksi.
b. Bahan yang diperlukan, proses pengadaan & cara pembayaran
c. Proses produksi
d. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
e. Tata letak (layout) mesin & alat
f. Atribut produk
3. Aspek Pasar
Menghitung potensi pasar
a. Jumlah konsumen = 400
b. Pendapatan rata rata konsumen = Rp.1.000.000,-
c. Jumlah pesaing = 4
d. Besar pendapatan yang dialokasilan = 64% x Rp. 100.000. = Rp. 640.000
e. Kemungkinan berbelanja = 50% x Rp.640.000 = Rp.320.000
f. Potensi pasar = Rp.320.000 x 400 = 128.000.000
g. Potensi penerimaan = Rp. 128.000.000/5 = Rp.25.600.000
4. Aspek Pemasaran
Strategi pemasaran Mix = 4P
a. Strategi produk
1) Logo dan moto
2) Menciptakan merk
3) Kemasan
4) Label
b. Strategi harga
1) Diskriminasi harga
2) Harga produk baru
c. Place (distribution)
Jenis distribusi : distribusi intensif, eksklusif, dan selektif.
d. Strategi promosi
Advertensi, sales promotion, public relation, personal seling.
5. Aspek organisasional
Aspek ini yang menganalisis tentang jumlah dan kualifikasi SDM yang diperlukan untuk menjalankan usaha.
6. Aspek Persaingan
Aspek ini menganalisis tentang jumlah pesaing dan kekuatan & kelemahan pesaing.